Taiwan Travel Guide 110

DAY 9 - SHIFEN

Ko Ching-teng and Shen Chia-yi during their Winter Holiday Trip

Kalian pernah nonton film Taiwan, You Are The Apple of My Eyes (2011), atau sekedar pernah lihat potongan adegan viralnya via media sosial? Pasti sudah ga asing dengan adegan lepas lampion yang dilakukan si kedua pemeran utama. Bahkan setelah itu adegan lampion jadi sering muncul di dalam film atau drama Taiwan lainnya. Bisa dibilang melepas lampion sudah menjadi bagian dalam tradisi bagi anak muda khususnya dalam menyambut tahun baru sampai hari ini.

Lantern Festival (Yuan Xiao) sudah menjadi agenda tahunan dan magnet bagi banyak wisatawan. Festival berlangsung dari tahun baru masehi sampai hari ke 15 tahun baru imlek (tanggal cap go meh). Festival ini secara tradisional sudah dijalankan turun temurun sejak lebih dari 2.000 tahun lalu di China, pada masa Dinasti Han Barat. 

Konon zaman dulu para warga yang bekerja di ladang di pegunungan menanggung risiko dirampok atau bahkan dibunuh. Oleh karenanya mereka menerbangkan lampion untuk mengabarkan keluarga di rumah bahwa mereka selamat. Dan di masa kini tentu saja lampion tak lagi berfungsi sebagai sinyal, tapi lebih diasosiasikan dengan lambang kedamaian dan peruntungan baik, makanya banyak yang menulisan harapan dan doa pada lampion sebelum di terbangkan.

Sebelum memulai perjalan menerbangkan lampion, kita start hari ini dengan quick breakfast dekat hotel.


Matsuya Taipei Ximending Branch (台灣松屋 西門町店)

Di Taiwan, khususnya Taipei ada banyak outlet Japan authentic ricebowl chain (Yoshinoya, Sukiya, or etc), salah satunya adalah Matsuya (松屋), which sells gyūdon (or gyūmeshi), Japanese curry, and also teishoku. Hari ini kita sarapan di outlet Matsuya yang hanya 10 langkah dari hotel. Outletnya kecil hanya ada sekitar 10 meja, sistem ordernya langsung di mesin termasuk pembayarannya. Waiting time sampai makanan ready sekitar 20mins, cukup lama mungkin karena lagi jam sarapan jadi lumayan ramai.

Stir-fried Pork Bowl

Grilled Pork Bowl

Beef Bibimbap Bowl

Boneless Short Rib and Kimchi Bowl

Untuk rasa sudah pasti terjamin sama dengan rasa outlet yang di Jepang, sedikit beda mungkin dari level juicy dagingnya, entah karena teknik masak atau perihal bahan mentah dagingnya yang berbeda. Overall rating 3/5. Sedikit penyegaran untuk lidah kita yang kangen rasa asin manis pedas yang cukup kuat dimana beda banget dengan cita rasa Taiwan yang lumayan hambar.

Ruifang Station


Shifen Old Street (十分老街)

Berlokasi di sisi utara Taipei, Ruifang Station menjadi titik kumpul semua wisatawan yang ingin menikmati pengalaman melepas lampion di Taiwan. Dari sini kita bisa menjangkau wisata sekitar area Pingxi, Jiufen dan wisata lain along the northeast coast of Taiwan (seperti Yilan & Hualien). Lantern festival di area ini dinobatkan sebagai salah satu dari the 15 Festivals to Attend Before You Die versi HuffPost, juga destinasi terbaik untuk traveling di musim dingin (Best Winter Trips) versi National Geographic.

Pingxi Line Local Train Map

Tidak hanya Pingxi Old Street saja yang bagus untuk dikunjungi, ada Shifen Old Street, Shifen Watefall, Jembatan Gantung Jingan, Jembatan Gantung Guano dan juga Houtong Cat Village yang tak kalah menarik. Dimana untuk aktivitas melepas lampion hanya bisa dilakukan di Pingxi Old Street dan Shifen Old Street saja.

Shifen Old Street identik dengan melepas lampion persis di tengah-tengah rel kereta. Setibanya kita di Shifen station, akan langsung banyak penjual lampion yang menghampiri, overall harganya sama antar penjual, bedanya hanya di spot fotonya aja, ada yang lebih dekat ke area pertokoan ada yang lebih dekat dengan stationnya. 

View ke pertokoan

View ke station

Lentera udara di Shifen biasanya berharga 200NTD untuk 1 warna, 250NTD untuk 4 warna, dan 350NTD untuk 8 warna. Setelah membayar, kita akan dibawa ke area untuk menulis, sudah disediakan kuas dan tinta khusus, rata-rata orang menulis doa dan harapan lengkap dengan nama mereka atau orang yang mereka doakan. 

Setelah siap lampionnya, kita akan di arahkan ke antrian foto. Setiap penjual sudah punya spot fotonya sendiri, tim fotonya udah pro banget, mereka akan langsung video sekaligus foto. One million china point untuk servicenya hahahaha new experience unlocked. Semoga doa dan harapan yang di tulis bisa segera terwujud, aminnnn.


 Merah: Kesehatan dan Kemakmuran 
 Kuning: Uang dan Kekayaan 
 Biru: Karier dan Pekerjaan 
 Ungu: Belajar dan Ujian 
 Putih: Masa Depan dan Prospek 
 Jingga: Cinta dan Pernikahan 
 Hijau: Kemakmuran dan Kelancaran 
 Magenta: Hubungan dan Popularitas 
 Merah muda: Kebahagian dan Kesejahteraan 



Seperti yang sebelumnya udah aku jelasin, selain old street kalian bisa mengunjungi Shifen Watefall (pastikan pakai sepatu yang nyaman) dan Houtong Cat Village, desa yang lagi viral khususnya untuk kalian pecinta kucing karena di area ini banyak banget kucingnya berkeliaran dimana-mana, banyak spot foto untuk foto dengan muralnya juga.
 
Shilin Night Market (士林夜市)

Di balik nama brand Sh*hlin Crispy Chicken XXL yang biasa kita makan di mal, ada sebuah Night Market yang terkenal di Taiwan. Shihlin Night Market adalah the most “touristy” night market in Taipei khususnya karena lokasinya dekat dengan area anak muda dan juga perkantoran. Namun karena persaingan antar night market, kini tidak sepadat masa jayanya tapi masih wajib dikunjungi karena beberapa stall makanannya sudah pernah mendapatkan Michelin Award. Seperti Night Market lainnya, dimana ada antrian, disitu pasti ada menu yang wajib kita coba, so lets start hunting.



Hometown BBQ Chicken (家鄉碳烤香雞排 士林店)

Stall pertama sebelum kita memasuki gangway Shihlin, ada Wellyen Hometown BBQ Chicken. Ayam tepung berbumbu tapi bukan versi yang cripsy, dimasak 2 kali, pertama digoreng, lalu di grill sebelum dibumbui. Bagian dagingnya sangat juicy, bumbu menempel di bagian tepungnya, tepung sama dagingnya ga terlalu menyatu, untuk seasoning bisa extra chili powder lagi untuk menambah rasa, tapi bukan tipe rasa pedas asin gurih biasa, lebih ke manis berlada. Overall rating 3.5/5.




Hot-Star (士林豪大大雞排-基河店)

Persis di hook jalan Shihlin Market, ada Hot Star Crispy Chicken. Kalo yang ini udah ada cabang kan ya di Indo hahaha disini versi XXL Crispy Chicken ya originalnya ini, mencari brand Sh*hlin ga akan menu. Untuk taste, pribadi aku lebih cocok Hot Star dibanding Wellyen tadi, karena memang otak udah ke doktrin sama taste si brand merah. Level garingnya ok banget, untuk bumbu memang tidak semicin itu, tipe asin berlada aja. Overall rating 4/5.



Ah Yi's Teppanyaki (阿益鐵板燒)

One of the most hype teppanyaki di area shihlin, terkenal karena live cooking dan menu grill chickennya. Sayangnya waiting listnya lama banget bisa 1-2jam, so di trip kali ini kita skip dulu. Next time baru akan cobain ya hahaha



Grilled Oyster (燒烤杏鮑菇)

Next antrian yang lumayan panjang berikutnya, ada grilled oyster. Penjualnya lumayan judes dibanding semua penjual taiwan yang standarnya judes LOL Untuk rasa biasa aja ga special gimana, tapi memang wajib dicoba karena hampir semua night market punya brand unggulan mereka masing-masing. Overall rating 3/5.



Han Tea 瀚茶坊(兩儀茶)

Setelah mencoba beberapa jajanan, sebagai pelengkap, kita tutup dengan salah satu brand teh favorit di Shihlin Market. Oolong teanya lumayan ok, wangi, untuk level manisnya better less sugar. Overall rating 3/5.



The Duck House - Goose (鴨肉扁土鵝專賣店)

Kembali ke area Ximending, kami melanjutkan wisata malam dengan mencoba salah satu restoran tertua di area ini, The Duck House, has a relatively long history circa 50 years. Namanya duck house padahal yang dijual goose sih, untuk menu sangat sederhana, hanya ada 1 jenis hidangan, tinggal pilih mau porsi 1/4 1/2 atau seekor, untuk pilihan pendampingnya bisa dengan mie kuning atau bihun, keduanya disajikan berkuah.






Overall food was good but personally i prefer Ah Cheng all the way. Untuk rasanya lebih light seasoning, hint smokey nya sangat tipis, untuk dagingnya juga standar, tekstur daging masih terasa dan kurang lembut. Mayoritas pengunjung lebih ke orang tua dan family dibanding anak muda. Service was fast, polite and prompt! Overall rating 3/5.


Popcorn Chicken King Ximen (台灣鹽酥雞 西門直營店)

Popcorn Chicken King is heaven for deep-fried eater. They served more than 70 kind of meat, vegetables, etc and you must pick wisely before over spending. Deep fried chicken got a unique taste. The queue is not too long. Everything will serve within 15-30mins. Easy to find because it's right at Xiemen walking street. Overall rating 3/5.





Taiwanese Fried Chicken

Chicken Skin

Corn


Xing Fu Tang Flagship (幸福堂西門町全球旗艦店)

Salah satu outlet yang tidak boleh dilewatkan jika ke Ximending. Xing Fu Tang Flagship store, posisinya persis di center area, seberang pop mart store, perang antrian mereka hahaha untuk pilihan menunya tidak banyak, untuk harga bisa terbilang mahal dibanding semua brand competitor. Waiting timenya kurang lebih 20-30mins, sembari menunggu pesanan ready, kita bisa ikut fortune telling, ambil stick bernomor untuk tau kita lucky or not Gimmicky but I really like the efforts! Overall rating 3/5, boleh dicoba tapi tidak se special itu, di Indo pun kayaknya udah hampir tutup semua outletnya karena sepi. 




Lebih memilih spending untuk soy milk sih disini karena seenak itu, bahkan untuk versi siap minum yang ada di 711 aja tetap enak. I love Taiwan Soy Milk for sure! Sekian trip hari ini, besok akan kembali mengelilingi Taipei dan Night Market lainnya, tungguin ya.





Stay Hungry,

Brigitta Veggy Aprilia Tanu - @brigittaveggy

Comments

Popular posts from this blog

Pengalaman Naik Philippines Airlines dan Transit 12 Jam di Manila

2025: MET Glodok

Taiwan Travel Guide 101